tugas bpom menjamin kosmetik aman

Peran BPOM dalam Pengawasan Produk Kecantikan Yang Aman

Tugas BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sangat penting dalam memastikan bahwa produk yang dipakai konsumen benar-benar aman dan berkualitas. Hal ini seperti halnya dalam pengedaran ksometik di pasaran. Perlu perijinan dari BPOM untuk memastikan produk yang dibeli misalnya kosmetik tidak mengandung bahan bahaya.

Tugas BPOM dalam Menjamin Keamanan Produk Bagi Konsumen

tugas BPOM melarang kosmetik berbahaya

Berdasarkan Pasal 3 Peraturan Presiden nomor 80 tahun 2017 tentang Badan Pengawas Obat dan Makanan, BPOM memiliki fungsi yang kompleks. Fungsi dan peran tersebut terutama untuk memastikan bahwa konsumen mendapatakan jaminan keamanan produk yang mereka beli.

Dalam hal ini termasuk produk kosmetik dimana semakin banyak merk yang beredar di pasaran saat ini. BPOM juga bertanggung jawab dalam penyusunan kebijakan di bidang obat dan makanan. Selain itu, mereka juga menetapkan standar-standar terkait produk yang akan dibeli konsumen.

Karena hal di ataslah, maka tugas BPOM sering melakukan pemberantasan produk dan kosmetik yang berbahaya. Karena nyatanya, produk kosmetik di pasaran tak semuanya aman dan berijin BPOM.

BPOM membuat standar produk yang layak di pasaran. Sekaligus, mereka melakukan pengawasan peredarannya. Produk yang kadar luarsa maupun yang tidak memiliki jaminan kemanan, tak akan diberikan ijin untuk beredar. Inilah yang membuat konsumen merasa aman memakai produk dengan jaminan ijin BPOM di dalamnya.

Pengawasan dalam hal ini adalah pengawasan terhadap obat-obatan dan makanan termasuk kosmetik, terutama sebelum diedarkan. Langkah ini sebagai tindakan pencegahan untuk menjamin bahwa obat-obatan dan makanan yang beredar memenuhi standar. Beberapa standar yang ditetapkan meliputi  persyaratan keselamatan, manfaat dan kualitas produk yang ditentukan.

Produk yang Dilarang BPOM

kosmetik yang dilarang BPOM

Sepanjang 2014, BPOM telah menarik sekitar 68 produk kosmetik dengan bahan berbahaya. Di tahun-tahun berikutnya hal tersebut masih terus dilakukan bahkan hingga tahun ini. Salah satu bahan berbahaya yang ditemukan di dalam kosmetik adalah merkuri.

Larangan produk yang beredar oleh BPOM bukan tanpa alasan. Hal ini untuk membantu konsumen agar terhindar dari bahaya akibat kosmetik berbahaya. Beberapa reisko yang terjadi jika memakai kosmetik tanpa ijin BPOM adalah gangguan kesehatan.

Bahan kimia ini dapat dengan mudah diserap oleh kulit dan masuk ke aliran darah. Merkuri bersifat korosif terhadap kulit. Ini berarti bahwa menerapkan merkuri ke kulit akan membuat lapisan kulit lebih tipis. Paparan bahan kimia yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaan, sistem saraf dan ginjal.

Pentingnya Memebeli Kosmetik Yang Ijin BPOM

kosmetik dengan sertifikat BPOM

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah badan yang berperan penting untuk memastikan konsumen mendapat produk kosmetik yang aman.  BPOM akan selalu melakukan tugasnya, seperti halnya survei lapangan.

Kegiatan tersebut dilakukan baik survei produksi dan survei acak di pasar. Khususnya adalah ketika produk yang dilisensikan oleh BPOM telah didistribusikan dan dijual secara bebas. Jika kandungan yang ditemukan tidak sesuai dengan produk maka BPOM akan mengambil tindakan.

Apalagi jika di dalamnya mengandung zat terlarang, BPOM dapat secara sepihak menghapusnya dari peredaran. Inilah peran penting dari BPOM.

Maka, penting bagi siapa saja yang membeli produk untuk melihat nomor BPOM di kemasannya. Untuk mendapatkan ijin ini butuh proses panjang yang harus dilalui agar mendapat nomor registrasi BPOM.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *