tugas bpom menjamin kosmetik aman

Peran BPOM dalam Pengawasan Produk Kecantikan Yang Aman

Tugas BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan) sangat penting dalam memastikan bahwa produk yang dipakai konsumen benar-benar aman dan berkualitas. Hal ini seperti halnya dalam pengedaran ksometik di pasaran. Perlu perijinan dari BPOM untuk memastikan produk yang dibeli misalnya kosmetik tidak mengandung bahan bahaya.

Tugas BPOM dalam Menjamin Keamanan Produk Bagi Konsumen

tugas BPOM melarang kosmetik berbahaya

Berdasarkan Pasal 3 Peraturan Presiden nomor 80 tahun 2017 tentang Badan Pengawas Obat dan Makanan, BPOM memiliki fungsi yang kompleks. Fungsi dan peran tersebut terutama untuk memastikan bahwa konsumen mendapatakan jaminan keamanan produk yang mereka beli.

Dalam hal ini termasuk produk kosmetik dimana semakin banyak merk yang beredar di pasaran saat ini. BPOM juga bertanggung jawab dalam penyusunan kebijakan di bidang obat dan makanan. Selain itu, mereka juga menetapkan standar-standar terkait produk yang akan dibeli konsumen.

Karena hal di ataslah, maka tugas BPOM sering melakukan pemberantasan produk dan kosmetik yang berbahaya. Karena nyatanya, produk kosmetik di pasaran tak semuanya aman dan berijin BPOM.

BPOM membuat standar produk yang layak di pasaran. Sekaligus, mereka melakukan pengawasan peredarannya. Produk yang kadar luarsa maupun yang tidak memiliki jaminan kemanan, tak akan diberikan ijin untuk beredar. Inilah yang membuat konsumen merasa aman memakai produk dengan jaminan ijin BPOM di dalamnya.

Pengawasan dalam hal ini adalah pengawasan terhadap obat-obatan dan makanan termasuk kosmetik, terutama sebelum diedarkan. Langkah ini sebagai tindakan pencegahan untuk menjamin bahwa obat-obatan dan makanan yang beredar memenuhi standar. Beberapa standar yang ditetapkan meliputi  persyaratan keselamatan, manfaat dan kualitas produk yang ditentukan.

Produk yang Dilarang BPOM

kosmetik yang dilarang BPOM

Sepanjang 2014, BPOM telah menarik sekitar 68 produk kosmetik dengan bahan berbahaya. Di tahun-tahun berikutnya hal tersebut masih terus dilakukan bahkan hingga tahun ini. Salah satu bahan berbahaya yang ditemukan di dalam kosmetik adalah merkuri.

Larangan produk yang beredar oleh BPOM bukan tanpa alasan. Hal ini untuk membantu konsumen agar terhindar dari bahaya akibat kosmetik berbahaya. Beberapa reisko yang terjadi jika memakai kosmetik tanpa ijin BPOM adalah gangguan kesehatan.

Bahan kimia ini dapat dengan mudah diserap oleh kulit dan masuk ke aliran darah. Merkuri bersifat korosif terhadap kulit. Ini berarti bahwa menerapkan merkuri ke kulit akan membuat lapisan kulit lebih tipis. Paparan bahan kimia yang tinggi dapat menyebabkan kerusakan pada saluran pencernaan, sistem saraf dan ginjal.

Pentingnya Memebeli Kosmetik Yang Ijin BPOM

kosmetik dengan sertifikat BPOM

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) adalah badan yang berperan penting untuk memastikan konsumen mendapat produk kosmetik yang aman.  BPOM akan selalu melakukan tugasnya, seperti halnya survei lapangan.

Kegiatan tersebut dilakukan baik survei produksi dan survei acak di pasar. Khususnya adalah ketika produk yang dilisensikan oleh BPOM telah didistribusikan dan dijual secara bebas. Jika kandungan yang ditemukan tidak sesuai dengan produk maka BPOM akan mengambil tindakan.

Apalagi jika di dalamnya mengandung zat terlarang, BPOM dapat secara sepihak menghapusnya dari peredaran. Inilah peran penting dari BPOM.

Maka, penting bagi siapa saja yang membeli produk untuk melihat nomor BPOM di kemasannya. Untuk mendapatkan ijin ini butuh proses panjang yang harus dilalui agar mendapat nomor registrasi BPOM.

kosmetik berbahaya yang mengancam kesehatan

Ciri dan Dampak Kosmetik Yang Merusak Serta Berbahaya Bagi Kulit

Keberadaan kosmetik berbahaya bisa sangat merugikan, terutama bisa merusak kulit wajah dan tubuh anda. Kandungan kimia di dalamnyalah yang membuat anda harus berhati-hati ketika membeli produk kecantikan. Maka sangat penting bagi siapa saja untuk mengenal ciri produk make up yang berbahaya dan juga memberi dampak buruk bagi kulit. Selain itu, kenali pula dampak-dampak yang ditimbulkan karena kesalahan dalam memilih kosmetik.

Ciri dari Kosmetik Berbahaya

ciri kosmetik berbahaya

Meskipun menjanjikan kulit putih dalam waktu singkat, namun tidak semua produk aman diaplikasikan pada kulit wajah. Hal ini tak lain karena kandungan bahan berbahaya di dalamnya. Bukannya kulit putih merona, namun akibatnya justru bisa membuat kulit jadi rusak. Maka, kenali ciri krim dan kosmetik yang berbahaya bagi kulit, seperti sebagai berikut :

  • Teksturnya tebal dan sulit diserap kulit => Bahan kimia berbahaya cenderung memiliki konsentrasi pekat dan tebal. Sebelum membeli, coba oleskan di tangan dan perhatikan berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk meratakannya di kulit. Jika semakin lama meresap, maka produk tersebut harus dicurigai.
  • Tidak memiliki izin BPOM => Perhatikan kemasan krim dan lihat apakah produk memiliki izin distribusi BPOM atau tidak. Jika tidak ada, maka produk tersebut tidaklah direkomendasikan untuk dibeli.
  • Warna terlihat  menarik atau cerah => Krim berbahaya cenderung memiliki warna cerah. Hal ini karena sebagian produk memakai pewarna tekstil yang berbahaya jika digunakan untuk kulit. Warna krim juga terkadang tidak merata dengan tekstur yang cenderung kental.

Dampak Buruk Kosmetik Berbahaya

dampak kosmetik berbahaya

Ada banyak produk kosmetik yang beredar tanpa ijin BPOM. Hal inilah yang membuat siapa saja wajib teliti sebelum membeli. Baik kosmetik berbahan bahaya, kosmetik palsu, atau kosmetik yang habis kadarluarasanya, maka bisa menimbulkan bahaya. Beberapa dampaknya pada kulit adalah sebagai berikut :

  • Menimbulkan kerusakan pada kulit => Kerusakan kulit bisa ditandai dengan munculnya jerawat di hampir seluruh wajah.
  • Timbul iritasi kulit => Gejala ini ditandai dengan kulit yang kemerahan, gatal, terasa panas, dan nyeri. Ada pula yang disertai dengan pembengkakan pada wajah. jika muncul gejala tersebut maka harus dihentikan penggunaannya.
  • Kanker kulit dan penyakit serius lainnya => Ada beberapa bahan perawatan kulit dan peralatan rias yang benar-benar aman digunakan dengan dosis tertentu. Namun dalam kosmetik palsu, bahan-bahan tersebut digunakan secara berlebihan. Akibatnya adalah akan merusak kulit hingga menimbulkan penyakit kanker.

Cara Memilih Kosmetik Yang Aman Bagi Kulit

lotion arisha kualitas terbaik

Cara terbaik untuk menghindari kosmetik yang berbahaya adalah dengan menjadi pembeli yang cermat. Meskipun ada banyak produk kosmetik yang berbahaya yang beredar, tentunya masih bisa dihindari dengan tips berikut ini :

  • Perhatikan komposisi produk => Baca dengan cermat setiap komposisi dan kandungan pada lotion pemutih dan produk kosmetik. Kosmetik palsu seringkali tidak memasukkan bahan apa yang digunakan. Oleh karena itu, produk kosmetik tanpa label dan tanpa informasi komposisi produk adalah tidak direkomendasikan.
  • Pastikan ada ujin BPOM =>  Jika masih ragu apakah nomor registrasi BPOM pada produk itu asli, maka bisa diperiksa di situs web resmi BPOM. Selain itu, pastikan pula bahwa produk tersebut memiliki sertifikat halal yang membuatnya semakin terpercaya.
  • Berhati-hatilah dengan produk diklaim sebagai produk impor => Nyatanya, ada banyak produk yang mengklaim sebagai produk impor dan menggunakan label bahasa asing. Pada beberapa kasus, pernyataan tersebut hanya tipuan.
  • Beli kosmetik di toko resmi => Pembelian kosmetik tidak mengharuskan untuk langsung pergi ke toko atau mal. Banyak perusahaan kosmetik yang membuka toko online melalui situs web resmi. Cara ini bisa menghindarkan diri dari pembelian kosmetik berbahaya.

penghilang daki dan kotoran di kulit

Apa Itu Daki di Kulit dan Bagaimana Cara Menghilangkannnya

Penghilang daki sangat dibutuhkan membuat kulit nampak lebih segar, bersih, dan sehat. Daki sendiri adalah bagian dari kulit yang merupakan stratum korneum yang telah dilepaskan. Secara umum, stratum korneum ini akan dilepaskan secara alami sedikit demi sedikit.

stratum korneum adalah lapisan terluar epidermis yang terutama terdiri dari sel-sel mati yang tidak memiliki inti. Sel-sel mati ini terus-menerus diganti oleh sel-sel baru dari stratum germinativum (stratum basale). Sel-sel dari stratum lorneum mengandung keratin, sebuah protein yang membantu menjaga hidrasi kulit dengan mencegah penguapan air. Selain itu, sel-sel ini juga dapat menyerap air, yang membantu hidrasi lebih lanjut dan menjelaskan mengapa manusia dan hewan lain mengalami kerutan pada kulit di jari tangan dan kaki ketika berendam dalam air untuk waktu yang lama.

Penyebab Munculnya Daki Pada Kulit

penyebab munculnya daki di kulit

Daki muncul secara alami. Meskipun beberapa faktor bisa meningkatkan intensitas produksi daki pada kulit tubuh. Terutama, daki muncul di lipatan-lipatan tubuh. Penyebab munculnya daki ini sendiri beragam.

  • Yang pertama adalah karena keringat. Orang yang memiliki pekerjaan atau kegiatan fisik akan lebih banyak bekeringat. Akibatnya, ada lebih banyak daki yang menumpuk. Inilah alasan kenapa orang yang setelah berolahraga dan bekerja harus mandi. Tujuannya adalah menghilangkan daki agar tidak menumpuk dan mengganggu keindahan dan kesehatan kulit.
  • Yang kedua adalah sering terkena dabu dan polusi. Keduanya sering kali hinggap dan menjadi daki yang harus dibersihkan. Baik pada wajah maupun bagian kulit lain perlu di scrub atau dibersihkan dengan sabun.

Apakah berbahaya jika daki tidak dibersihkan? Daki pada kulit akan lebih baik jika segera dibersihkan. Karena jika tidak dikontrol, daki akan menjadi media untuk pertumbuhan bakteri. Tentu saja, hal ini dapat menyebabkan bau badan atau bahkan infeksi kulit.

Karena itu, penting untuk selalu memperhatikan kebersihan dan kondisi kesehatan bertujuan mencegah kedatangan berbagai penyakit kulit.

Metode Penghilang Daki Yang Efektif

tips menghilangkan daki

Kotoran yang terdapat pada lipatan kulit atau yang sering disebut daki menunjukkan bahwa seseorang tidak memperhatikan kebersihan tubuhnya. Daki ini sendiri akan lebih banyak muncul ketika seseorang lebih banyak melakukan kegiatan di luar rumah.

Untuk menghilangkan daki, maka tidak perlu membeli beberapa merek sabun atau bahkan obat-obatan kimia khusus. Lakukan beberapa cara tradisional untuk menghilangkan daki dengan mudah dna efektif, seperti cara berikut ini :

  • Lulur kopi => Siapkan dua atau tiga sendok makan bubuk kopi dan campur dengan air hangat. Jika sudah mengental, aplikasikan sedikit di leher atau bagian tubuh lain dan biarkan selama 20 menit. Lalu, bilas dengan air bersih.
  • Beras dan minyak zaitun => Ambil sejumput beras dan panggang dengan api sedang. Jika sudah kecoklatan, maka tumbuk sampai halus. Tambahkan perasan lemon dan beberapa tetes minyak zaitun. Lalu, gunakan sebagai scrub untuk mandi.
  • Gunakan gula => Pertama, gunakan air untuk membilas leher dan usapkan sejumput gula di atas nampan. Usap dengan lembut agar daki terkelupas. Jika dilakukan dengan rajin, daki pada kulit akan berkurang.
  • Jus mentimun => Haluskan mentimun sampai halus. Oleskan jus tersebut ke area leher yang lengket dan diamkan sebentar. Saat kering, gosok bagian tersebut untuk mengangkat daki. Kulit akan menjadi lebih segar dan sel kulit mati akan diperbarui.
  • Air lemon => Lemon bisa membantu mengelupas sel kulit mati. Ambil irisan lemon dan taburkan garam di atasnya. Oleskan lemon ke kulit leher. Metode ini membuatnya lunak untuk membuat daki lebih mudah untuk diangkat.

Gunakan perawatan kulit => Cara ini adalah yang paling mudah, efektif dengan hasil yang optimal. Pilihlah perawatan kulit untuk menghilangkan daki yang menganggu. Sebelum itu, lihat dulu kandungan di dalamnya. Pastikan tak ada kandungan berbahaya sebagai penghilang daki yang aman.

alergi kulit dan cara mengobatinya

Ciri dan Penyebab Serta Cara Mengobati Alergi pada Kulit

Alergi kulit terjadi ketika sistem kekebalan tubuh bereaksi terhadap benda asing yang mungkin tidak berbahaya bagi orang lain. Pada orang yang alergi, saat mereka bersentuhan dengan alergen (bahan yang menyebabkan alergi), tubuh akan bereaksi dengan adanya peradangan pada kulit. Bahkan yang lebih fatal, alergi bisa menyebabkan gangguan sinus, pernapasan, atau pencernaan.

Ciri dan Penyebab Alergi Kulit

ciri alergi kulit

Alergi ini dapat disebabkan oleh beberapa jenis alergen. Masing-masing akan menimbulkan gejala alergi yang berbeda-beda. Berikut ini adalah penyebab alergi yang menimbulkan reasksi berbeda pada tubuh :

  • Eksim atopic => Disebut juga dengan dermatitis atopik yang merupakan ruam kulit. Faktor penyebabnya adalah keturunan / genetik, lingkungan, dan obat-obatan. Eksim atopik dapat terjadi jika seseorang mengkonsumsi makanan seperti susu, telur, gandum, kedelai dan kacang tanah. Ciri alergi jenis ini adalah sebagai berikut :
    • Muncul ruam kemerahan
    • Muncul Lepuh halus
    • Ruam di wajah (dahi dan pipi) atau bagian tubuh lain
  • Alergi terhadap makanan => Alergi ini terjadi sesudah seseorang mengkonsumsi makanan tertentu. Ciri dan gejala dari alergi ini adalah sebagai berikut :
    • Pembengkakan pada bibir, lidah dan saluran pernapasan
    • Adanya gangguan pencernaan seperti diare
    • Pada beberapa orang, reaksi laergi timbul pada kulit, seperti gatal dan ruam mirip campak.
  • Alergi terhadap obat-obatan => Reaksi alergi terhadap kulit yang disebabkan oleh obat-obatan adalah hasil dari pelepasan histamin. Gejalanya bisa berupa :
    • Kemerahan pada kulit
    • Kulit menjadi gatal
    • Dapat disertai dengan mata merah
    • Pembengkakan mulut dan tenggorokan
  • Alergi terhadap dingin => Alergi ini akan menimbulkan reaksi pada kulit ketika terkena suhu dingin. Beberapa gejala adan cirinya adalah :
    • Kulit menjadi merah
    • Peradangan pada kulit
    • Adanya pembengkakan tangan saat memegang benda dingin
    • Pembengkakan pada bibir dan kerongkongan saat mengkonsumsi makanan atau minuman dingin.
  • Dermatitis kontak alergi => Alergi ini merupakan reaksi pada kulit akibat kontak dengan bahan kimia tertentu. Alergi jenis ini hanya terjadi pada orang dengan kondisi kulit yang sangat sensitif (hipersensitif). Gejala dan ciri yang timbul adalah sebagai berikut :
    • Kulit terasa gatal
    • Kulit mulai muncul bercak merah
    • Diiringi dengan bengkak dan lepuh
    • Dalam kasus-kasus kronis, kulit tampak kering, bersisik, tebal, dan bergranuladan mungkin juga memiliki retakan pada kulit. Dermatitis kontak alergi ini dapat menyebar ke bagian kulit lain.

Cara Mengatasi Alergi Pada Kulit

mengobati alergi pada kulit

Bagi yang memiliki alergi kulit, cari tahu penyebabnya dan hindari kontak dengan alergen sebisa mungkin. Inilah cara mengatasi alergi dan pencegahannya yang terbaik. Selain itu, ada beberapa tips yang bisa mengurangi risiko alergi pada kulit. Beberapa diantaranya adalah sebagai berikut :

  • Gunakan lotion kulit => Cara ini bisa mengurangi rasa gatal akibat reaksi alergi. Untuk hasil terbaik maka perlu berkonsultasi dengan dokter.
  • Pakailah pakaian longgar dan lembut => Pakaian ketat bisa membuat ruam kulit bertambah buruk. Karena itu, ketika tubuh mengalami gatal-gatal karena alergi, kenakan pakaian yang nyaman dan longgar.
  • Cuci dengan air dingin => Cara ini berguna untuk mengurangi ruam pada kulit. Bila perlu gunakan kompres dingin untuk meredakan gejalanya. Setelah itu, keringkan kulit dengan handuk bersih lalu gunakan pelembab. Hindari mandi atau berendam di air panas, karena dapat memperburuk gejala alergi.
  • Lakukan tes alergi => Langkah ini penting untuk mengetahui apakah seseorang memiliki alergi kulit terhadap benda atau makanan tertentu. Perlu dilakukan tes alergi. Tes ini dilakukan dengan memaparkan beberapa zat dalam jumlah tertentu untuk melihat bagaimana reaksi tubuh.

Agar mengurangi alergi pada kulit maka menggunakan lotion pemutih kulit arisha skincare dapat membantu melindungi kulit anda dari bebagai macam masalah, contohnya dari bahaya sinar ultraviolet. Dengan menggunakan krim arisha lotion berarti peduli akan kesehatan kulit yang anda miliki.

penyakit kulit dan macamnya

Masalah Kulit Yang Paling Sering Ditemui dan Cara Mengatasinya

Penyakit kulit sangat  rawan terjadi di negara tropis seperti Indonesia. Ada beberapa jenis keluhan kulit yang bahkan bisa mudah menular dan sering terjadi. Penularan ini bisa terjadi lewat udara, kontak langsung kulit dengan kulit atau juga benda-benda yang telah digunakan oleh orang yang terinfeksi.

Penyakit Kulit Yang Paling Sering Ditemui

penyakit kulit yang sering ditemui

Beberapa penyakit dan keluahn kulit tentu sudah tak asing lagi bagi orang Indonesia. Selain faktor kuman, bakteri dan virus, ada faktor lain yang mempengaruhi. Salah satunya ialah gaya hidup yang kurang bersih. Beberapa contoh penyakit menular pada kulit adalah :

  • Varicella => Disebut juga dengan cacar air yang disebabkan oleh virus.. Meskipun kejadian cacar air menurun dari waktu ke waktu, masih ada beberapa anak yang mengalami cacar air setiap tahun. Penyebabnya adalah karena infeksi virus varicella zoster.
  • Cacar api => Penyakit ini sering pula disebut dengan cacar ular. Penyebabnya adalah disebabkan oleh virus yang bsia mneular akibat sistem kekebalan tubuh menurun. Orang yang mengalami cacar air dapat menyebarkan virus ini kepada siapa saja. Risiko penyebaran akan berkurang jika lepuh ditutup, tidak dibiarkan terbuka. Setelah lepuh kering, penyakit tidak lagi menular.
  • Kudis => Penyakit ini bisa menyebabkan ruam gatal di antara jari-jari, di sekitar pinggang atau pusar. Bahkan bisa penyakit ini ditemui pula pada area lutut atau di pantat. Penyebabnya adalah tungau kecil yang disebut Sarcoptes scabei yang bisa menyebar melalui pakaian, handuk atau sabun yang digunakan bersama.
  • Kurap => Penyakit menular ini disebabkan oleh jamur. Infeksi yang disebabkan oleh penyakit ini akan terasa lebih gatal saat berkeringat. Selain itu, kondisi ini juga lebih rentan terhadap lipatan tubuh yang basah.
  • Kutil => Penyakit ini adalah pertumbuhan berlebih dari kulit karena infeksi virus di lapisan atas kulit. Virus yang menyebabkan kutil ini dikenal sebagai human papillomavirus (HPV). Virus sangat mudah menular apalagi lewat kontak langsung antara kulit.
  • Impetigo => Penyakit ini sering ditemui pada anak di bawah usia lima tahun. Bakteri yang menyebabkan impetigo tumbuh subur di tempat yang hangat dan lembab. Penularannya bisa melalui kontak antara kulit. Bisa pula infeksi terjadi luka dan gigitan serangga.

Cara Mengatasi Penyakit Pada Kulit

mengobati penyakit kulit

Penyakit pada kulit dapat disebabkan oleh banyak hal. Beberapa diantaranya adalah reaksi alergi, gigitan serangga atau kondisi kulit seperti eksim dan psoriasis. Untuk mengatasi masalah tersebut, maka bisa dengan memanfaatkan bahan-bahan alami di rumah. Beberapa pilihan solusi untuk mengatasi masalah tersebut adalah :

  • Lidah buaya => Bahan alami ini dapat dioleskan langsung ke kulit yang teriritasi dan gatal. Lidah buaya dapat membantu mengatasi rasa gatak dan mempertahankan hidrasi dan kelenturan kulit. Hal ini karena lidah buaya mengandung air yang sangat tinnggi serta bersifat anti mikroba.
  • Cuka sari apel =>  Bahan alami ini dapat mengobati kulit gatal akibat reaksi alergi. Oleskan satu sendok teh cuka sari apel ke kulit yang gatal. Selain itu, pemakaiannya bisa pula dengan merendam bagian kulit yang gatak pada cuka ini. Sifat antiseptik dari cuka ini membantu meringankan infeksi pada kulit.
  • Minyak kelapa => Kandungan protein minyak kelapa dapat membantu regenerasi sel-sel kulit. Selanjutnya akan mampu memperbaiki kulit yang rusak untuk mencegah masalah kulit seperti iritasi.
  • Oat => Bahan ini bersifat melembabkan kulit. Oat juga mengandung senyawa aramid yang berfungsi mengurangi peradangan dan kemerahan pada kulit. Selain itu, oat juga bisa jadi obat alami untuk eksim dan psoriasis.
  • Baking soda => Bahan ini adalah obat alami yang juga baik untuk ruam kulit yang gatal. Tambahkan secangkir baking soda dalam mangkuk berisi air dingin dan rendam tubuh selama sekitar setengah jam.  Selain itu, bisa juga dengan mengompres area kulit yang gatal dengan handuk yang telah direndam dalam air soda kue untuk meringankan gejala penyakit kulit.

Agar tidak terkena penyakit kulit diatas maka biasakan hidup sehat dan bersih. Merawat kulit secara teratur menggunakan lotion pemutih kulit dengan bahan terbaik dan alami akan mampu menekan resiko terkena berbagai penyakit kulit yang berbahaya.

ciri dan penyebab kulit berminyak

Tips dan cara mengatasi Kulit Berminyak Yang Mengganggu Penampilan

Ciri dan penyebab kulit berminyak sangat penting untuk diketahui. Salah satunya ialah sebagai panduan untuk memilih produk perawatan yang paling tepat. Pasalnya banyak yang kurang memperhatikan kondisi kulit sebelum membeli sebuah produk. Maka kenali dulu ciri serta juga penyebab kenapa kulit bisa menjadi berminyak.

Ciri dan Penyebab Kulit Berminyak

penyebab dan ciri kulit berminyak

Kulit berminyak bukan berarti kulit tidak sehat. Namun kondisi ini bisa menimbulkan rasa tidak percaya diri. Bahkan kondisi ini membuat pemakaian rias wajah kurang sempurna. Untuk itulah, kenali ciri dan penyebab kondisi kulit ini sebelum mulai membeli produk untuk wajah.

Ciri dari Kulit Berminyak

Kondisi kulit ini akan membuat seseorang merasa berminyak di seluruh wajah. Untuk memastikannya maka bisa dengan mengaplikasikan tisu. Kulit berminyak akan meninggalkan bekas pada tisu. Secara umum inilah ciri kulit wajah dengan kondisi ini :

  • Cenderung memiliki pori-pori besar
  • Tekstur kulit wajah kasar
  • Permukaannya menyerupai kulit jeruk
  • Kulit akan nampak berkilau terutama saat dilihat di bawah cahaya
  • Minyak kadang dapat terlihat
  • Penyebab Timbul jerawat dan komedo pada wajah

Beberapa ciri kondisi kulit di atas sering ditemui pada banyak orang. Salah satunya ialah pada usia pubertas. Karena hal tersebutlah seseorang harus mulai jeli dalam memilih produk perawatan yang tepat untuk mengambalikan kondisi kulit agar normal kembali.

Penyebab dari Kulit Berminyak

Kelebihan minyak pada kulit wajah akan menimbulkan rasa kurang percaya karena wajah akan terlihat kusam dan berkilau. Wajah berminyak juga akan mengendapkan debu dan kontaminasi pada wajah. Akibatnya, pori-pori wajah tertutup dan jerawat bsia muncul. Kondisi wajah ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor, seperti :

  • Pola makan yang salah => Minyak berlebih pada wajah bisa disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi. Konsumsi gula dan makanan berlemak yang terlalu tinggi adalah contohnya.
  • Perubahan hormon => Hal ini bisa terjadi di usia remaja atau pubertas.  Perubahan hormon juga dapat menyebabkan peningkatan produksi minyak pada wajah.
  • Salah memilih kosmetik => Jangan pakai produk dengan bahan berbahaya. Hal ini dapat menghasilkan minyak berlebih, iritasi dan membuat wajah lebih sensitive. Lakukan percobaan dengan bagian-bagian tangan sebelum memutuskan membeli kosmetik tertentu.
  • Faktor genetik / keturunan => Orang tua yang memiliki keturunan genetik untuk menghasilkan minyak berlebih dapat menurunkan anak-anak mereka. Hal ini tidak bisa dicegah, tetapi masih bisa diatasi dengan pemakaian produk tepat dan pola hidup yang sehat.
  • Pengaruh lingkungan => Perubahan lingkungan juga dapat memicu produksi minyak berlebih di kulit. Cuaca yang lembab membuat kulit mudah berkeringat dan berminyak. Jadi, harus lebih sering membersihkan wajah dan menggunakan produk untuk mengatasi kelebihan minyak tersebut.
  • Pengaruh stress => Pada kondisi ini, kulit akan menghasilkan hormon androgen berlebih yang dapat menyebabkan kulit berminyak. Maka, menjaga kesehatan mental juga sangat penting untuk kesehatan dan kecantikan kulit.

Cara Mengatasi Kulit Wajah Berminyak

tips cara mengatasi dan mengobati kulit berminyak

Beberapa penyebab kulit berminyak di atas sering kali tak disadari. Sebagai solusi, kenali cara mnegatsi kondisi kulit wajah berminyak tersebut. Solusinya bisa dari luar maupun dalam.

Jika dari luar bisa dengan tepat memilih sabun cuci wajah kusus kulit berminyak. Lengkapi pula dengan pemilihan lotion yang tepat.

Sedangkan untuk upaya dari dalam ialah dengan menghindari makanan berlemak, pedas dan makanan cepat saji. Sebaliknya, perbanyak konsumsi buah-buahan seperti mentimun, jeruk, alpukat dan berbagai sayuran untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit.

Dengan mengetahui ciri dan penyebab kulit berminyak maka akan lebih mudah untuk memiliki kulit lebih sehat.  Selanjutnya, rasa percaya diri pun akan kembali lagi.

kulit kering yang bermasalah

Beberapa Penyebab dan Cara Mengobati Kulit yang Kering

Kulit kering adalah kondisi dimana kulit mengalami kekurangan kelembaban. Akhirnya, jenis kulit ini menjadi keluhan banyak orang karena kurang segar dan terlihat tidak sehat. Untuk cirinya sendiri yaitu Kulit ini cenderung kasar, bersisik dan gatal.

Selain terlihat kurang sehat, pori-pori dan garis-garis kulit terlihat jelas pada kulit kering. Bahkan sel kulit mati di permukaan kulit dapat terlihat pada kondisi kulit ini. Kulit bisa pula memiliki kondisi lebih kasar hingga bersisik ketika udaranya kering.

Beberapa Penyebab Kulit Kering

penyebab kulit kering

Ciri-ciri kulit tak sehat di atas sangat mengganggu penampilan dan rasa percaya diri. Misalnya pada kulit wajah, kondisi tersebut juga membuat pemakaian make up menjadi tidak maksimal. Untuk itu kenali penyebabnya terlebih dahulu sebelum mulai mencari produk perawatan dan lotion pemutih kulit yang tepat.

Hal tersebut bisa membantu untuk membuat kulit lebih segar kembali. Setidaknya inilah yang menyebabkan kulit menjadi kering dan kurang sehat :

  • Kurang air minum => Jika konsumsi air kurang dari 8 gelas per hari, maka bisa jadi inilah penyebab kulit dan wajah kering. Tubuh membutuhkan cairan yang cukup untuk menjaga kulit tetap lembab. Semakin sedikit air yang diminum akan membuat kulit semakin kering.
  • Suhu panas => Kontak yang terlalu lama dengan suhu tinggi adalah penyebab paling umum dari kondisi kulit ini. Contohnya adalah berjemur terlalu lama dibawah paparan sinar ultraviolet matahari. Bisa pula karena terlalu lama terkena paparan panas kompor, atau bahkan  karena mandi air panas.
  • Penggunaan sabun yang salah => Kebanyakan sabun mengandung surfaktan, yang memiliki pH basa. Meski bisa membersihkan kulit, kandungan surfaktan ini juga bisa menghilangkan minyak alami kulit.
  • Pemakaian obat untuk jerawat => Zat kimia tertentu bekerja dengan membunuh bakteri penyebab jerawat. Akan tetapi, pada saat yang sama kandungan tersebut juga menghilangkan minyak berlebih pada kulit. Maka, wajar jika wajah akan menjadi mengering dan mengelupas.

Cara Merawat dan Mengobati Kulit Kering

cara merawat dan mengobati kulit kering

Perawatan kulit dan wajah harus dilakukan untuk mengurangi risiko kondisi kulit kering. Tanda bahwa kulit mengalami kekeringan adalah permukaan kulit yang terasa kasar, mengelupas, pecah-pecah dan gatal. Untuk mengatasinya, maka lakukan beberapa langkah perawatan sederhana berikut ini :

  • Menjaga kelembaban kulit wajah => Cara terbaik yang bisa dilakukan adalah dengan cukup minum air putih dan lengkapi dengan makan buah dan sayur yang cukup.
  • Cuci muka dengan air mengalir => Sebisa mungkin hindari penggunaan air panas karena dapat memperburuk kondisi kulit. Saat mandi, waktunya harus dibatasi, yaitu sekitar 5-10 menit.
  • Pilih pembersih wajah dengan cermat => Gunakan produk yang lembut dan tanpa tambahan wewangian. Hal ini bertujuan untuk melindungi kulit dari iritasi yang bisa membuatnya semakin kering.
  • Segera gunakan pelembab setelah mencuci muka => Hal ini bisa membantu mengembalikan kelembaban kulit setelah dicuci. Pakailah khusus yang digunakan untuk kulit tipe kering.
  • Pilih pelembab yang mengandung minyak alami => Contohnya adalah pelembab dengan minyak zaitun atau minyak jojoba. Produk perawatan pun bisa dijadikan rekomendasi asal melhat dulu kandungan di dalamnya.
  • Gunakan pelembab dengan tekstur tebal dan berminyak =>Sebelum membeli, coba aplikasikan pada telapak tangan. Lalu balikkan tangan, jika pelembab menetes, berarti pelembab tidak cukup baik untuk kulit kering.
  • Waspadai produk yang bisa mengeringkan kulit => Beberapa produk yang tidak boleh digunakan adalah produk yang mengandung alkohol.

Tepat dalam melakukan perawatan maka akan membantu mengembalikan kondisi kulit menjadi sehat. Hal ini penting karena kulit kering adalah kondisi kulit yang tidak sehat dan kurang indah ketika dilihat. Maka temukan produk perawatan yang tepat untuk mengembalikan elastisitas dan kelembaban kulit.

jenis kulit normal kering berminyak

Tipe Karakter Kulit Wajah Normal Kering dan Berminyak Serta Cara Merawatnya

Jenis kulit tubuh dan wajah sangat beragam. Hal ini bisa dilihat dari warna maupun kondisi kulit. Tak bisa dianggap sepele, mengenali tipe kulit dan karakteristiknya sendiri bisa membawa keuntungan. Sebagai contoh adalah ketika memilih warna make up ataupun ketika memilih produk perawatan. Maka semuanya harus dipilih berdasarkan warna serta kondisi kulit yang anda miliki.

Jenis Kulit Berdasarkan Warnanya

tipe warna jenis kulit

Jika dilihat dari faktor warna kulit, jenis dan karakter kulit ada berbagai macam. Ada yang berwarna kuning langsat, sawo matang, dan ada pula yang berwarna putih pucat. Semuanya akan menentukan produk kecantikan yang dibutuhkan agar tampil lebih maksimal.

Karakter Kulit Berdasarkan Pada Kondisinya

jenis karakter kulit wajah

Metode perawatan yang tepat akan sangat bergantung pada kondisi kulit. Pada umumnya, kondisi kulit wajah dapat dibagi menjadi beberapa kategori. Pengolongannya yaitu kulit normal, kulit berminyak, kulit kering dan kulit wajah sensitif.

Beberapa orang juga memiliki kombinasi tipe kulit di berbagai daerah. Tipe kulit wajah tergantung pada beberapa faktor, yaitu kadar air dalam kulit yang akan mempengaruhi elastisitas kulit. Selain itu, ada pula pengaruh dari banyak sedikitnya kadar minyak yang mempengaruhi kehalusan dan nutrisi kulit serta tingkat sensitivitas kulit terhadap zat tertentu.

Karakter tersebut dapat berubah seiring bertambahnya usia atau pengaruh faktor lain, seperti faktor genetik dan penyakit. Maka dari itu, kenali dulu karakter-karakter kulit wajah dan cara merawatnya berikut ini :

1. Kulit wajah normal

Kulit ini cenderung memiliki keseimbangan antara jumlah air dan kadar minyak. Hal ini membuat kulit tidak terlalu kering tetapi juga tidak terlalu berminyak. Tipe kulit wajah ini biasanya jarang memiliki masalah kulit, tidak terlalu sensitif, pori-pori kulit hampir tidak terlihat dan tampak bercahaya. Untuk perawatannya, maka bisa dengan cara :

  • Gunakan sabun pembersih wajah yang ringan
  • Jangan menggosok wajah terlalu kasar ketika menerapkan sabun pembersih
  • Bilas wajah dengan air hangat dan kemudian mengeringkannya

2. Kulit wajah kering

Kulit kering sering kali memiliki sedikit kelembaban di lapisan luar kulit. Hal ini menyebabkan retakan pada permukaan kulit dan akan terasa kering saat disentuh. Pemilik kulit wajah kering umumnya memiliki pori-pori yang hampir tidak terlihat. Selain itu, permukaan luar kulit terlihat kasar dan kusam, dan kulitnya kurang elastis.

Kulit kering pada wajah dapat disebabkan atau diperburuk oleh faktor genetik, penuaan, perubahan hormonal, dan cuaca dingin.  Untuk langkah perawatannya dapat meliputi:

  • Gunakan pembersih wajah yang tidak memiliki kandungan alkohol maupun wewangian
  • Jangan mandi dan mencuci muka dengan air hangat terlalu lama
  • Gunakan pelembab setelah selesai mencuci wajah untuk menjaga elastisitas kulit
  • Selalu gunakan sabun pembersih wajah dengan bahan pelembab

3. Kulit wajah berminyak

Tipe kulit berminyak ini biasanya disebabkan oleh produksi sebum kelenjar minyak yang berlebihan. Sebum sendiri adalah minyak yang berasal dari lemak. Keberadaan sebum yang berlebihan akan menyebabkan penyumbatan pori-pori dan memicu penyebab munculnya jerawat.

Faktor-faktor yang mempengaruhinya yaitu faktor genetik, perubahan hormon atau stres. Kulit berminyak cenderung memiliki pori-pori besar, terlihat cerah tetapi buram, dan sering disertai dengan komedo, dan jerawat. Untuk perawatan kulit wajah ini bisa dengan :

  • Cuci wajah dengan rajin setiap hari, setidaknya dua kali sehari
  • Gunakan sabun pembersih wajah ringan yang mengandung gliserin
  • Aplikasikan masker seperti madu, masker telur dan lemon, masker lidah buaya, masker tomat, dan masker almond
  • Hindari makanan yang tidak sehat seperti makanan yang digoreng, makanan tinggi gula, dan makanan olahan
  • Kurangi penggunaan make up, terutama foundation
  • Pilih produk berbasis air tanpa minyak

Jenis kulit di atas dan perawatannya bisa jadi gambaran serta panduan unutk perawatan wajah yang tepat. Untuk memilih produk perawatan di pasaran pun harus disertai dengan pengetahuan kondisi kulit yang dimiliki. Dengan begitu akan didapatkan hasil kulit yang lebih sehat terawat.

bahaya sinar ultraviolet

Bahaya Teriknya Sinar Matahari Pada Kulit dan Cara Mengatasinya

Sinar ultraviolet sering disebut sinar UV. Dapat pula diartikan sebagai sinar matahari yang mencapai bumi. Sinar UV dapat memberikan manfaat untuk menghasilkan vitamin D di kulit. Vitamin ini dapat menjaga kekebalan dan membantu pertumbuhan tulang. Karena itu disarankan untuk berjemur 30 menit di pagi hari.

Meskipun demikian, ternyata, sinar UV ini juga memberikan bahaya pada kulit. Terlalu lama berjemur di bawaha sinar matahari pada siang hari akan membuat kulit mengalami iritasi dan bahkan menimbulkan masalah nantinya.

Bahaya Paparan Sinar Ultraviolet Pada Kulit

bahaya sinar ultraviolet bagi kulit

Pada kenyataannya, kulit rentan terkena iritasi akibat sinar matahari. Radiasi akibat sinar UV dari matahari memiliki efek negatif pada kulit. Lalu, apa bahaya yang bisa ditimbulkan oleh sinar UV? Inilah beberapa bahaya jika terlalu lama dan terlalu sering terpapar sinar UV :

  • Mempercepat penuaan kulit => Artinya, kulit akan menjadi nampak lebih tua dibandingkan usia aslinya. Selanjutnya, hal ini akan mempengaruhi penampilan wajah yang menjadi kurang segar. Hal ini tak lain karena sinar UV dapat merusak serat kolagen di kulit. Alhasil, kulit terlihat keriput dan pori-pori nampak besar.
  • Menyebabkan sunburn => Keadaan ini ditemui saat kulit menjadi merah dan terasa sakit seperti terbakar. Hal ini disebabkan karena terlalu kulit terbuka lama di bawah terik matahari. Tanda-tandanya adalah kulit kering, kemerahan, sakit dan sangat sensitif.
  • Warna kulit menjadi gelap => Sinar UV dapat menyebabkan sel-sel kulit melepaskan pigmen. Sebenarnya, pelepasan pigmen adalah respon alami kulit, di mana kulit mencoba membangun sistem pertahanan baru. Tetapi jika ini terus terjadi, justru bisa membuat warna kulit lebih gelap.
  • Memicu hilangnya elastisitas kulit => Hal ini disebabkan karena paparan UV-A dapat menembus dermis kulit dan merusak sel-sel yang ditemukan di dermis. Selanjutnya, kulit akan kehilangan dan berkurang elastisitasnya.
  • Menyebabkan kanker kulit => Inilah dampak terburuk dari sinar UV pada kulit. Terlalu sering terkena sinar UV maka akan mengganggu pertumbuhan sel kulit menjadi tidak terkendali. Jika dibiarkan maka dapat menyebabkan kanker kulit.

Cara Menghindari Bahaya Sinar UV Pada Kulit

cara menghindari sinar ultraviolet

Secara umum, ada banyak sekali upaya mencegah bahaya dari sinar UV. Beberapa cara pencegahannya adalah :

  • Menutupi kulit => Sinar matahari paling intens terjadi antara 10 pagi sampai 4 sore. Karena itu, sangat disarankan agar tetap berada di dalam ruangan selama periode waktu tersebut. Namun, jika terpaksa berada di luar ruangan, lindungi kulit dengan pakaian panjang.
  • Gunakan tabir surya => Oleskan tabir surya pada wajah dan kulit yang tidak tertutup untuk menangkal efek radikal bebas pada kulit akibat sinar UV.
  • Kenakan topi bertepi lebar => Topi ini melindungi kulit wajah dari paparan sinar matahari. Fungsinya adalah untuk menutupi wajah dari paparan sinar UV langsung. Pasalnya, sinar UV yang mengenai wajah langsung bisa memicu munculnya kerutan dini.
  • Memakai produk lotion kulit terbaik => Cara ini bsia diaplikasikan sebagai langkah perawatan yang praktis. Selain melinndungi dari sinar UV, kandungan di dalamnya juga mampu memberikan nutrisi yang dibutuhkan kulit agar tetap sehat dan terawat.

Semua cara dan langkah di atas mampu membantu kulit agar terlindungi dari bahaya sinar ultraviolet. Maka tak ada salahnya jika mulai mencari produk dan menerapkan cara untuk melindungi kulit dari sinar UV serta radikal bebas.

tips dan cara menghilangkan bekas jerawat

Tips Metode Menghilangkan Bekas Jerawat Melalui Pengobatan Medis dan Alami

Cara menghilangkan bekas jerawat tidaklah mudah meskipun anda sudah berhasil mengatasi jerawat itu sendiri. Solusi yang banyak dipakai mulai dengan cara berobat ke dokter maupun menggunakan bahan alami. Keduanya memiliki kelebihan masing-masing sebagai solusi yang memiliki masalah jerawat.

Bekas jerawat sendiri merupakan masalah yang umum ditemui. Akibatnya bisa mengurangi rasa percaya diri seseorang. Selain itu, bekas jerawat juga membuat riasan (make up) menjadi kurang sempurna. Karenanya, banyak orang yang ingin mengetahui bagaimana cara jitu dan cepat untuk menghilangkannya.

Cara Menghilangkan Bekas Jerawat Dengan Bantuan Dokter

cara menghilangkan bekas jerawat dengan pengobatan medis

Dokter khusus kulit memiliki cara dan teknologi tersendiri untuk menghilangkan bekas jerawat. Hal ini karena cara tradisional sering kali butuh waktu lama dan kurang efektif dalam menghilangkan bekas pada wajah. Inilah beberapa cara yang dilakukan dokter untuk menghilangkan bekas jerawat yang sulit hilang :

1. Metode Derma Fillers

Cara ini disebut pula dengan suntik atau injeksi wajah, merupakan prosedur yang dilakukan untuk mengembalikan elastisitas pipi. Selain itu manfaatnya lainnya adalah untuk menyamarkan kerutan bekas luka termasuk jerawat.

Prosedur ini dilakukan dengan menyuntikkan cairan dengan komposisi tertentu di beberapa bagian wajah yang membutuhkannya. Pilihan lain adalah mengambil lemak dari bagian tubuh lain dan menyuntikkannya ke bekas luka.

Setelah prosedur dilakukan, akan ada beberapa efek samping seperti kemerahan dan pembengkakan di area injeksi.  Metode untuk menghilangkan bekas jerawat ini hanya dapat dilakukan oleh dokter kulit yang telah memperoleh sertifikat.

2. Metode Dermabrasi

Prosedur atau metode ini telah mulai populer di kalangan wanita dan banyak tersedia di berbagai klinik kecantikan. Dermabrasi adalah teknik pengelupasan kulit yang menggunakan alat tertentu. Fungsi alat ini adalah untuk untuk mengangkat permukaan kulit bagian atas.

Selain mampu menghilangkan bekas jerawat, dermabrasi juga bisa menghilangkan flek hitam pada wajah. Bahkan, metode ini bisa mengurangi munculnya garis-garis halus pada wajah dan melembutkan kulit dan membuatnya terlihat lebih muda.

3. Metode Chemical Peeling

Cara ini dilakukan untuk “mengikis” lapisan atas kulit adalah dengan bantuan bahan kimia. Pengelupasan kulit ini adalah hasilnya tak sebagus kedua metode sebelumnya. Hasilnya juga tidak bisa bertahan lama.

Metode ini dilakukan dengan menerapkan cairan kimia yang diformulasikan di laboratorium pada kulit wajah dan leher. Setiap prosedur dapat menggunakan bahan kimia yang berbeda, tetapi pada dasarnya bahan utamanya adalah asam glikolat atau asam trikloroasetat.

Zat kimia ini akan membunuh jaringan kulit dan menghilangkan sel kulit mati. Pengelupasan kulit lama akan digantikan oleh kulit baru yang lebih lembut, bersih dan sehat. Selain menghilangkan bekas jerawat, metode ini juga bisa membantu menghilangkan bekas luka atau bintik-bintik pada kulit.

Trik Menghilangkan Bekas Jerawat Dengan Bahan Alami

cara alami menghilangkan bekas jerawat

Berbagai bahan alami bisa dipakai untuk menghilnagkan bekas jerawat. Beberapa bahan yang bisa dicoba adalah :

  • Aloe Vera => Kandungan di dalamnya dapat membantu merangsang pertumbuhan sel kulit untuk mempercepat penyembuhan kulit yang rusak. Tanaman yang disebut pula dengan lidah buaya ini juga bertindak sebagai anti-inflamasi alami yang membantu mengurangi kemerahan, peradangan, dan rasa sakit yang berhubungan dengan jerawat.
  • Minyak zaitun => Jika diterapkan dikulit, maka akan mampu mengurangi gatal-gatal atau peradangan pada kulit. Hal ini karena minyak zaitun mengandung oleochantal yang dapat meringankan ketidaknyamanan akibat peradangan pada kulit wajah.

Cara menghilangkan bekas jerawat di atas bisa diterapkan dengan telaten dan konsisten. Dengan demikian, maka akan didapatkan hasil kulit wajah yang bebas dari bekas jerawat. Dikarenakan memulihkan kulit wajah tidak bisa dikatakan mudah, oleh karena itu anda harus mencegahnya serta melindunginya dari penyebab jerawat.